YulFF

Follow My Melodies..

Last Night.

33 Komentar

image

ⓒyurimyblog present.

Cast:  Kwon Yuri and Cho Kyuhyun.

Genre:  family, marriage life, angst, sad.

Length: drabble

Author note :

Halow haloow!!!
happy election day!! Hayo hayooo, siapa yang udah nyoblos? Nyoblos sapa hayo? *Plaak!
aku belum cukup umur sih jadi gak bisa nyoblos, ㅠㅠ.

Baidewey, aku comeback! Dengan judul last night. Ini drabble ini. Hehe,
Maaf kalo ff ff chapter ituu (nunjuk dark place, winter hearts, it has to be you, together with you, snowy wish, saying i love you *banyak amat) belum bisa dipost dalam waktu dekat. Eh sumpah, aku ini sibuk dan mampet banget, mian neee??

Aku ada beberapa oneshoot dan drabble nganggur yang belum bisa di post karena harus melewati revisi sekali lagi. Tapi insyaallah aku post cepat kok._.v hehehe, now.. silahkan baca ff ini. Silahkan tuliskan komentar ya? Gak susah kan?

sorry for typo(s)

.

Last Night.

.

Malam itu benar-benar gelap. Cahaya remang menjadi satu-satunya cahaya yang ada dalam ruang makan itu. Dua orang duduk berhadapan dengan kebisuan yang terpaksa mereka tahan. Suasana benar-benar hening, tidak ada yang mampu berbicara selain berusaha menahan rasa sakit mereka sendiri.

Kwon Yuri duduk disana, bersama seorang pria yang amat dicintainya, Cho Kyuhyun. Tangannya gemetar menggenggam sebuah pena yang siap untuk digoreskan diatas kertas perjanjian seumur hidup mereka. Diliriknya kilas Kyuhyun yang saat ini tengah menatapnya datar sambil melipat kedua tangannya di depan dada. Kyuhyun terlihat amat membencinya.

“Tanda tangani saja, Yuri.”

Yuri tersentak. Inginnya memberontak dan melawan semua nafsu yang menahannya. Namun tidak bisa, ia tidak mungkin bersikap egois seperti itu.

“Kau terbukti membunuh ibuku, aku akan menghentikan penyelidikan karena aku mencintaimu, tapi.” Kyuhyun diam sejenak. Tampak frustasi sendiri dengan ucapannya. Ia menggigit bibir bawahnya, berusaha menahan gejolak yang mengeletup dari dalam hatinya.

Kalau ia tidak pernah menangis, saat ini adalah saat pertama kali baginya untuk menangis. Ia tidak menangis saat ibu yang amat dicintainya pergi meninggalkannya, karena ia tahu ibunya pasti akan mendapatkan tempat yang lebih indah. Tapi saat ini ia menangis, karena istrinya yang amat dicintainya itu tega membuat ibunya pergi meninggalkannya.

“Tapi, bercerailah denganku. Aku akan berusaha memaafkanmu.” Lanjutnya sepersekian detik setelahnya.

Yuri terdiam. Ia ingin tidak menangis meski saat ini tetes demi tetes air mata sukses membasahi setiap senti paras cantiknya. “Oppa.”

“Yuri, kumohon. Berhentilah membuatku membencimu.” Tak ada lagi kesunyian, namun hanya isak-isak tangis yang terdengar. Semakin terdengar buruk bagi Yuri.

Entah muncul dari mana keberanian itu, hingga Yuri akhirnya memperkecil jarak antara pena dan kertas surat cerai itu. Ia terisak dalam diam, tak peduli betapa sakit dan sesak hatinya itu saat ini. Kyuhyun memperhatikan wajahnya yang terlihat sangat buruk. Bohong kalau ia bilang ia membenci istrinya, sampai sekarangpun rasa itu masih ada, utuh sama seperti saat mereka bertemu untuk pertama kalinya.

“Yuri.” Kyuhyun bersuara ketika pena Yuri hampir menggores kertas putih itu. Yuri terdiam, menatap Kyuhyun tak berkedip. “Tanda tangani itu kalau kau memang pelakunya, tapi tetaplah disini kalau bukan kau pelakunya.”

Mereka terdiam cukup lama. Yuri kini bahkan tak menangis lagi meski usaha untuk menahannya terasa begitu menyakitkan. Ia sedih saat melihat bulir-bulir bening itu mengalir deras dari bola mata sang suami. Tapi apa yang ia lakukan saat ini memang benar yang terbaik, ia tidak boleh mengambil keputusan yang salah.

Oppa, mianhae.” Yuri menggoreskan pena itu dengan cepat di atas kertas putih perjanjian cerai mereka. Ia bangkit dari bangkunya, berjalan begitu saja meninggalkan Kyuhyun yang isakannya semakin terdengar keras.

Yuri merebahkan tubuhnya diatas ranjang yang selama dua tahun ini menjadi ranjangnya bersama Kyuhyun. Ditutupnya telinga itu kuat-kuat, berusaha tak mendengar apapun. Namun sesuatu yang lain muncul, memori panjang bagaimana ibu mertuanya tewas dihadapannya itu terekam jelas dalam kepalanya.

Tak ada jeritan saat itu, hanya sebuah isakan dan kontak mata. Serta kalimat-kalimat iblis yang sampai ini setia menghantuinya.

[ flashback ]

Malam itu malam yang paling menyenangkan bagi Yuri. Meski suaminya tengah berada di Jepang untuk melakukan sebuah pekerjaan, namun senyum di bibir Yuri tak pernah lekang. Ia berjalan dengan senang menuju kediaman ibu mertuanya untuk memberitahukan ini dan berencana merahasiakannya dari sang suami.

“Eomma! Aku datang!” Yuri melepas high heelsnya dan menggantinya dengan sandal dirumah itu. Ia menengokkan kepalanya ke kanan dan ke kiri, berusaha mencari ibu mertuanya.

“Sehun-ah?” Lelah karena tak kunjung menemukan ibu mertuanya, Yuri memilih memanggil adik Kyuhyun, Cho Sehun yang saat ini mungkin berada di rumah. Namun lagi-lagi, ia tak menemukan apapun. Kondisi rumah itu benar-benar sepi.

Ketika Yuri hendak menuju dapur, pemandangan yang tak biasa menusuk matanya begitu saja. Kakinya gemetar seketika, ia membekap mulutnya sendiri, tak percaya.

“Eomma! Bujuklah Kyuhyun hyung untuk menceraikan Yuri!” Yuri mengerutkan keningnya. Apa maksud Sehun mengatakan itu?

“Sehun-ah, turunkan dulu pisaumu itu. Jangan ceroboh! Kau tidak mungkin mengakhiri hidupmu sendiri bukan?” Eomma Cho tampak sangat gelisah. Ia berusaha mengambil pisau yang Sehun bawa, tapi usaha itu selalu sia-sia karena Sehun berusaha melukainya.

“Eomma tidak tahu sudah berapa lama aku menyukai Yuri? Bahkan jauh dari Kyuhyun hyung mengenalnya, aku sudah menyukai Yuri.” Sehun menangis, kalau Yuri benar, Sehun memang menangis saat ini.

“Tapi Yuri tidak pernah melihatku! Dia melihat Kyuhyun hyung bahkan sekarang mereka menikah! Aku sudah tidak tahan eomma! Aku menyedihkan!”

Tepat ketika Sehun akan menusuk perutnya sendiri, eomma Cho menarik pisau itu dan pada akhirnya menghunus tepat di perutnya sendiri. Yuri membelalak, dengan cepat segera berlari dan membantu eomma Cho.

Sehun menatap mereka tak berkedip. Lantas berlari begitu saja.

“Eomma bertahanlah, aku punya kabar baik untukmu.” Yuri menggenggam erat tangan eomma yang bersimbah darah. Jujur, ia sangat takut dengan darah, namun untuk saat ini ia akan berusaha menghalau itu.

Ia hanya tak tahu. Menyelamatkan seseorang yang ia sayang membuatnya harus merelakan dirinya sendiri.

“Eomma, bertahanlah.”

[ flashback end ]

Yuri memejamkan matanya erat-erat. Ia ingin pergi dari dunia ini sekarang juga.

( fin )

Yuri’s Note.

Alasan kenapa aku memilih merelakan diriku sendiri karena aku sangat menyayangi Sehun. Dan aku merasa bersalah padanya.

Jujur, selama hampir 14 tahun kami berteman, aku tak pernah merasa ia menyukaiku. Dan soal kematian eomma, kalian bisa melihat sendiri bukan?

aku akan memohon kalau aku bukan pelaku pembunuhan itu kalau saja sehun bukan orang yang kusayang. Tapi tidak, aku sangat menyayanginya. Sebagai seorang sahabat.

Ini akhir kataku sebelum aku memutuskan untuk pergi dari dunia ini.

Mati? Mungkin kata yang bagus untuk mendeskripsikan bagaimana keadaanku sekarang.

Ehem, Kyuhyun oppa. Aku sangat mencintaimu. Aku, dan seseorang yang berada di dalam rahimku saat ini. Selamat tinggal.

.

Leave your comment please?

Iklan

Penulis: yurimyblog

texting some freak words;chanyeol,sehun,kai,dyo.00line.nana

33 thoughts on “Last Night.

  1. Huwwaaaa~ saengie-yaa ,, ini apaan ?!
    knpa stlh lama menunggu kemunculanmu , kmu malah mmbwt ff yg menyedihkan bgni ..
    Apa benar ending’x itu Yul mau bunuh diri ?
    gak bisakah disequelin aja ? Bkin ada yg liat prcobaan bunuh diri’x , spya Yul gak jd meninggal -diff- 😦
    Galau banget liat Yul ky’ gitu . Sehunie’x jg kabur -_-
    ahh~ KyuRi ,, ini menyedihkan . Hiks .. Hiks ..
    Ywdh deh , mau blg slmt dtg kmbali ajah . Smoga smakin sering wktu trsedia buat kmu bkin ff & si ngadat’x cepet” prgi jauh ..
    Trakhir , sllu smangat , makin bersinar , & sllu ditunggu 🙂

  2. Hua hua hua … 😦 😦
    Yurinya kok mati ,, kasihan baby cho nya ..

  3. Addduuuuuhh G̶̲̅ãK̶̲̅ bisa kaya gini dong,, masa yuri ikutan mati juga gitu ?kyuhyun mesti tau yg sebenernya kalau sehun lah yg bersalah..kasian yuri mesti menanggung kesalahan yg dia sendiri ga perbuat..ckckckck

  4. Authorniim, waeeee?? Mentang2 snsd udah goodbye stage masa yuri dibikin mati jg?? Andweee!! Makany kyu, cb penyelidikanny dilakuin bnr2.. tuh kasian istrimu bunuh diri gr2 merasa brsalah untuk suatu hal yg dia lakuin aja enggak.. mana lg hamil pula yuri.. hikshiks #nangis
    Sehuun mana sehuun?? Itu tanggung jwb cobaa, klo dia syg sm yuri hrsny g usah gt2 amat..

    Dtunggu ff lainny y thoor.. keep writing n smoga krisis ide nya g lm2 yaa.. fight!!

  5. Poor kyuri..
    They get divorce because of misunderstandings..
    Poor yul and also her unbirn child..
    Hope there will be sequel authornim^^

  6. addduh . . . Mncul dgn drable yg bner2 bkn greget . . Ntu yul ny kasian pdahal bkan dya plakunya, kyuri brsatu lg dong . . . . Author nim ff ny seru, tmbh seru klw ad sequel hehehe
    D tggu krya2 lain ny jgn lma2 ne

  7. Annyeong eonni q New riders line00 slm kenal^^
    Yah yah yah yuleon jangan bunuh diri dong MALDO ANDWE
    Fighting yah eon bwt bkn ffnya^^

  8. Ne klo gitu aku panggil apa dong ???

  9. yuriny mati ya?
    sequel donk..
    🙂

  10. ga rela klu yuri bunuh diri apalg ada baby nya kyu yg bunuh omma mu tuh sehun walaupun kecelakaan bunuhnya. Serius waktu yuri mau tanda tangani surat perceraiannya dpt bngt feelnya ingin nangis aja

  11. Aaaah unnie kenapa sad ending gini:” Kyu kenapa pake cerain Yuri/? Masih cinta ini kan? Belum terlambat buat memperbaiki semuanyaa sebelum si kkabyul mati.

  12. Huah..kenapa kyuhyun yuri cerai..?thor sequel..kasian yuri eonnie.,ditunggu ff yg lainnya.

  13. huhuhu… kenapa ngenes amat sih ceritanya???/

  14. Aaaah eon sedih banget sih ceritanya, gak tega yuri eonni huhu

  15. waduh kasian bgt x_x jgn bunuh diri donk..
    ckckckckck..

  16. Wah thor, ceritax knp bgini??? nyesek banget… T_T sequel thor…

  17. New raeder, daebak mian telat banget^^

  18. Ya ampun eonni,kenapa ff nya sad ending. Nd hiks hiksa
    kenalin q reader baru.ijin bac ff laennya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s