YulFF

Follow My Melodies..

Dark Place Part 1~Start to Beginning

25 Komentar

collagekk

anyeong~ author bawa ff action-fantasy buat para reader. ini ceritanya tentang kerajaan yang melawan makhluk aneh yang dinamakan ‘Voulter’ (fiksi author) jangan ada yang protess!!. Dari part awal ini, konflik mulai bermuculan jadi cerita lebih lanjutnya baca sendiri aja yaa. Hatciii~ wuaah, saya kena flu dan panas batuk pilek, sakit ini. Makanya dari kemarin gak post apa apa, gak fokus. Do’akan cepet sembuh yaa biar bisa update ff lagi. okelah, daripada denger author banyak kata terus langsung aja baca yaa. jangan lupa komentar, karena komentar itu semangat, kalo ga ada komentar gak buat semangat jadi author gabisa terusin ff. jadi RCL yaa ?? ๐Ÿ˜€

***

Rumah itu. Sebuah istana mewah, dengan nuansa putih sebagai catnya sangat ramai. Para prajurit pendamping putri sedang berkumpul dihalaman, untuk menyaksikan Victoria Lee, anak kedua dari raja Lee yang sedang berlatih panah. Sontak semua orang yang ada disana bertepuk tangan gembira saat Victoria berhasil menancapkan panah tepat di lingkaran merah yang jaraknya hampir 20 meter dari tempatnya berdiri. Lee Yuri yang juga berada disana ikut bertepuk tangan, dengan senyuman yang mengembang dikedua sudut bibirnya,

“wahh, eonnie. Kau memang hebat, daebak!!” pekik Yuri senang saat Victoria berjalan mendekatinya.

“kalau begitu, sekarang waktumu, tunjukkan yang terbaik pada eonnie” Victoria mengepalkan kedua tangannya. Seolah memberi semangat pada adiknya yang sangat cerewet itu. Dan saat itu juga, senyuman di bibir Yuri hilang. Ia hanya merengut lalu berjalan kesal ke tempat dimana ia harus melemparkan panahnya.

“Han ahjussi, aku tidak bisa” bisik Yuri pada pembimbing panah kerajaannya. Sontak membuat Han ahjussi mendongak lalu tersenyum simpul.

“anda bisa nona”

“aku tidak bisa, aku takut melukai orang lain lagi” Yuri menunduk. Mengingat kejadian 1 tahun lalu ketika ia tidak sengaja memanah salah satu anggota pelayan yang saat itu sedang memberinya semangat. Yuri sangat gugup hingga ia menangis semalaman, walau pelayan itu bisa disembuhkan dengan cepat, tetap saja kejadian itu membuat Yuri sangat trauma.

jeosonghamnida nona, tapi nona harus berlatih panah agar nona dapat menguasainya”

Yuri menghembuskan nafasnya pasrah dengan gusar. Ia terlihat gelisah saat tangannya sudah sejajar dengan lingkaran merah sasarannya. Tangannya bergetar, peluh mengalir dari sana dan sini. Perlahan ia memejamkan matanya lalu kembali membukanya juga pelan, berusaha meredamkan rasa gugupnya yang mati matian membuatnya gugup.

“Lee Yuri, kau bisa” gumamnya pelan sebelum anak panah berhasil meulncur manis dari tangannya. Ia mendongak, memastikan jika anak panahnya akan menancap tepat di lingkaran merah. Para pelayan disekitar sasaran menelan ludah, harap harap cemas mereka tidak akan menjadi korban panah selanjutnya dari Yuri.

Hap! (?)

Panah jauh meleset. Anak panah itu menancap disalah satu batang pohon yang letaknya sangat jauh dari sasaran. Yuri mengerang kecil lalu menjatuhkan panahnya lemah, ia berjalan gontai memasuki arena istana. Para pelayan mencoba menghiburnya untuk kembali ke halaman, namun Yuri berusaha tidak mendengarnya. Ia masih terus berjalan menuju keatas. Ke kamar oppanya, Lee Donghae.

Ckrkk..

Perlahan Yuri menarik knop pintu dan masuk tanpa permisi. Ia melihat oppanya sedang menatap kertas kertas yang Yuri tidak tahu apa itu.

oppa,” sungutnya lalu merebahkan tubuhnya diatas sofa biru milik Donghae. Pria itu terkejut, lantas tersenyum saat melihat adiknyalah yang masuk.

wae? kabur dari latihan panah karena gagal?” tanya Donghae tanpa menoleh sedikit pun pada Yuri yang sedang menatap langit langit kamar Donghae. Yuri mengangguk, dan ia sadar kalau Donghae tidak melihatnya. Namun tanpa menjawab pun, Yuri tahu kalau Donghae pasti paham tentang apa yang sedang gadis muda itu bicarakan.

“ah ne Yul, besok Kyuhyun, Changmin, Eunhyuk dan Kai akan datang”

“Kyuhyun? Changmin? Eunhyuk? Kai? siapa itu? masih saudara jauh kah?”

“tidak, mereka teman-temanku. Kyuhyun pandai bermain panah, kalau kau kesusahan dia bisa mengajarimu”

Yuri berdecak lalu beringsut dari sofa, berjalan menghampiri pintu untuk segera keluar. “tidak, sampai kapan pun aku tidak ingin bermain panah”

***

Malam itu. Suasana di istana Deoksu sangat ramai karena datangnya keluarga anggota kerajaan yang kebetulan ingin bersilaturahmi, dari berbagai istana di dinasti Joseon. Semua namja mengenakan setelan tuxedo lengkap, ada yang bewarna hitam, putih, abu-abu, krem dan bahkan pink!. Sedangkan semua yeoja mengenakan gaun malam panjang yang terlihat apik dan bagus ditubuh mereka. Kecuali Yuri, yang lebih suka menggunakan dress putih imut bermotif bunga selutut dengan lengan panjang dan terdapat pita untuk sabuknya yang mungkin biasanya digunakan untuk anak anak berusia 14 tahun.

Sedari tadi Yuri memperhatikan namja yang ber-tuxedo putih-yang sedang bergurau dengan oppa dan teman temannya itu. Kalau tidak salah namanya Kyuhyun, tahun lalu Kyuhyun juga datang saat perayaan istana yang ke 345. Dan tahun lalu hal yang sama juga Yuri lakukan, hanya memperhatikan namja itu dari kejauhan.ย Entahlah, Yuri sendiri juga tidak tahu kenapa Kyuhyun seolah membawa daya magnetis dalam tubuhnya. Membuat Yuri tidak dapat mengalihkan pandangannya dari Kyuhyun barang sedetik pun. Kyuhyun berjalan kesana, mata Yuri terus mengekorinya. Dan jika Kyuhyun tiba tiba menghilang, Yuri akan mencarinya sampai ketemu. Lalu kembali duduk, memperhatikan wajah tampan nan rambut kecoklatan itu dari kejauhan.

Ia ingin bertanya pada Donghae siapa itu Kyuhyun yang lebih spresifik dan detail. Namun Yuri tahu kalau kalau ia tanya, Donghae akan menanyakan hal yang tidak tidak pada Yuri. Bagaimana Victoria? ah tidak tidak, justru Victoria lah malapetaka bagi Yuri. Victoria bisa saja semakin memperburuk suasana hati Yuri dengan mengatainya menyukai salah satu teman Donghae. Karena Yuri sendiri tahu walau Victoisa sangat menyayanginya, ia tidak dapat memungkiri kalau Victoria itu tipe orang yang tidak bisa menyimpan rahasia dengan sengaja.

Victoria sendiri memang tidak mengenal kata rahasia dalam hidupnya, karena bagina hidup di dunia hanya sekali. Tidak perlu disesali, tak perlu juga terlalu disenangi. Terbuka itu lebih baik dari pada harus menutup segala kemungkinan yang justru membawa keburukan bagi diri sendiri. Karena kecerobohan yang datang dari orang lain atau diri sendiri akan membawa sengsara. “prinsip hidup payah dan tidak bermutu!” ejek Yuri jika Victoria selalu membangga bangga kan prinsip hidupnya itu. Lalu bagaimana dengan Yuri?
Gadis itu memilik prinsip hidup yang jauh berbeda dari ekspetasi Victoria yang terdengar mungkin sangat mendramatis hidup ini. Bagi Yuri, hidup memang sekali, harus disenangi dan dinikmati walau cobaan selalu datang. Apapun yang orang dan diri kita sendiri lakukan itu takdiri Tuhan, Rahasia tetap rahasia, ada kalanya kita menjaga rahasia untuk kebaikan, ada pula masa dimana kita harus membongkar rahasia untuk kebaikan, asal selalu berada di jalan yang positif semua akan baik baik saja. Hidup memang rumit, namun percaya atau tidak. Sejauh apa kita melangkah, itu karena restu dan do’a kita sendiri. Kalau kita menyesal dengan jalan yang kita ambil, berarti sama saja kita menyesali pilihan terbaik saat itu.

Baiklah, kita kembali pada Yuri dan Kyuhyun. Yuri yang sedari tadi melamun langsung tersadar saat merasakan sesuatu yang dingin menyentuh bagian pahanya. Ia mengerjapkan matanya beberapa kali lalu menunduk, menatap dress putih selutunya nya yang kini sudah basah karena ketumpahan minuman Yuri sendiri. Rupanya, karena melamunkan Kyuhyun dan tiba tiba melenceng pada prinsip hidup Victoria dan prinsip hidupya sendiri, gelas berisi anggur beras yang ia bawa miring dan tumpah membasahi bagian bawah dressnya. Dan anehnya, Yuri yang baru sadar tak segera membuat gelas dalam genggamannya tegak, dan membiarkannya semakin miring miring miring dan miring.

Yuri langsung berdiri karena terkejut, namun bukannya berdiri Yuri malah terjungkal kebawah. Membuat tangannya gatal untuk segera menarik apapun yang ada disekelilingnya, jadilah.. taplak meja kini tertarik Yuri. Dan semua makanan, es dan minuman yang berada diatas meja makan itu terjatuh. Yuri mendengar semua itu, suara pecahan kaca dan tumpahnya makanan serta minuman yang ambruk kebawah. Entah Yuri sadar atau tidak, gadis itu justru berjongkok, meringkuk dibaik tubuhnya sendiri. Merasa malu dengan apa yang ia lakukan.

Lama Yuri tidak bergeming, membuat namja diujung sana terenyah untuk menolongnya. Ia menyentuh bahu Yuri yang bergetar, semua orang kini memperhatikan mereka, Yuri dan Kyuhyun. Yuri masih saja diam, sementara Kyuhyun berusaha menenangkan Yuri. Pelan pelan, Yuri mendongak, menatap langsung wajah Kyuhyun yang berkarisma dan tampan membuatnya meneguk ludah dan mengerjapkan mata. “Kyuhyun oppa?”

“Yuri, kau harus bangun. Cepat, jangan seperti ini, semua orang memperhatikanmu” bisik Kyuhyun pelan. Yuri hanya mengangguk polos dan segera berdiri dalam bantuan Kyuhyun. Tanpa ia ketahui, seorang namja dan seorang yeoja berwajah tajam berjalan mendekatinya. Hati mereka meluap luap berusaha menahan emosi yang tampak diujung mata mereka.

“nona Lee Yuri, kita harus bicara”

Kedua kakak menyebalkan itu datang menghampirinya. Menarik lengan Yuri dari tangan Kyuhyun dan menariknya keluar dari balai Junghwa. Untuk apalagi kalau bukan mengadukan kelakuan Yuri yang begitu keterlaluan itu dihadapan raja dan ratu, agar mereka tahu. Tak selamanya Yuri bisa selalu dimanjakan dan disayang sayang.
Hati Yuri berdegup kencang saatย Jeonggwanheon telah terlihat, itu tempat semua angota kerajaan bersantai. Dan kini, dari jarak kurang lebih 10 meter lagi Yuri bisa berhadapan dengan kedua orang tuanya.

Mereka sampai, para pelayan pun segera membukakan pintu dan membiarkan mereka masuk kedalam. Membiarkan 2 orang terus berkicau, 1 orang duduk termenung merasa dipojokkan dan 2 orang tua lainnya hanya diam memperhatikan anak anak mereka. Entah sampai kapan, pembicaraan sengit ini berakhir, nanti malam atau mungkin esok pagi? Belum dimulai namun Yuri sudah merasa sangat tegang.

3 Jam kemudian.

sudah malam dan sudah sangat larut bagi seorang gadis dan putri yang masih menangis sesenggukkan dihalaman belakang istana. Masih menggunakan gaun pesta dan rambut hitam yang ia biarkan terurai. Ia menghapus air matanya kasar, enak saja kedua kakak menyebalkannya itu mengatakan kalau Yuri masih bersikap seperti anak berumur 6 tahun. Memang siapa mereka? berani beraninya menilai Yuri sesuka hati. Yuri tahu mereka kakaknya, namun apa Yuri harus tidak marah saat kedua kakaknya itu memaksa Yuri untuk diam sedangkan keduanya ribut menyebutkan satu persatu kesalahan Yuri. Apa tidak cukup bagi mereka melihat Yuri sangat malu saat menjatuhkan makanan diatas meja, ia tahu memang salah tapi biarkan sebentar sampai rasa shock karena pesta itu reda sedikit, baru mereka bisa mengevaluasi apa saja kesalahan Yuri, dan karena itu Yuri siap menerima konsekuensinya.

“ah, kau masih disini” tiba tiba Kyuhyun dan Changmin datang. Duduk dsebelah kanan dan kiri Yuri, seolah melindungi sang putri dari marabahaya. Yuri segera menunduk, memalingkan wajah untuk saat ini tidak berguna. Ia menghapus air matanya, lalu kembali menunduk.

“hei, oppamu mencari didalam” kini Changmin angkat bicara. Namun Yuri menggeleng. Ia masih terlalu kesal dan takut bertemu dengan oppanya itu.

“gwenchana kalau kau menangis, tidak usah malu. Kita sudah seperti keluarga” sahut Kyuhyun lembut.

“Mwo?” keluarga?? lantas bagaimana jika Yuri menyukainya dan minta dinikahkan dengan Kyuhyun? apa status keluarga masih menghalagi keduanya walau mereka sebenarnya tidak memilik aliran darah yang sama.

“ne, keluarga kita sudah dekat dari dulu” ujar changmin.

“kau kenapa? sedih karena kena marah dua kakakmu yang sok dewasa itu, ya?” ujar Kyuhyun menebak. Walau ia tahu jawabannya 95 persen benar. Yuri mengangguk, untuk apa lagi menutup nutupi jika sebenarnya semua orang tahu penyebabnya menangis karena hal itu.

“apa kata katanya begitu pedas?”

Yuri menggeleng “tidak sih, hanya saja sudah lama sekali aku melakukan kesalahan. Jadi saat sekarang aku melakukan kesalahan aku kena marah dan sedikit shock”

Entah apa ada yang yang lucu atau tidak tapi Kyuhyun dan Changmin langsung tertawa. Mereka tak sanggup menahan tawa setelah mendengar pengakuan jujur Yuri. Sungguh? apa ia benar benar seorang putri raja Lee?

Yuri mengernyit “eh, oppadeul? apa ada yang salah?”

Changmin mengibas ibaskan tangannya kedepan, menjawab pertanyaan Yuri kalau tidak ada yang salah. Namun sungguh, ia masih berusaha menahan tawanya walau hasilnya sama sekali nihil.

“memang, kapan terakhir kali kau melakukan kesalahan?” Changmin menatapnya serius.

“setahun yang lalu”

“karena?”

Yuri mengernyit heran saat mendengar Kyuhyun dan Changmin mengatakan Karena bebarengan. Apa sebelumnya mereka sudah membuat skenario “tak sengaja memanah pelayanku sendiri”

Lagi dan lagi, entah karena mereka sengaja atau tidak. Kyuhyun dan Changmin tertawa kembali, yang Yuri sendiri tidak tahu tertawa untuk apa? kalau benar kalimatnya lucu, tolong jelaskan dibagian mana kalimat itu lucu. Sehingga Yuri akan berusaha menghentikan tawa keduanya, namun Yuri masih bingung dan saking bingungnya. Ia jadi tertawa sendiri.

***

“Kyuhyun oppa, Eunhyuk oppa, tahu dimana Silver?”

ujar Yuri saat tak sengaja Kyuhyun dan Eunhyuk berada melintas dihadapannya. Kyuhyun dan Eunhyuk memandang Yuri yang sudah siap dengan pakaian berkudanya dari atas sampai bawah lalu kembali lagi keatas.

“kau berkuda?” Kyuhyun tampak memandang takjub pada gadis itu. Tak disangkanya, Yuri yang baru saja semalam menumpahkan makanan dan minuman, serta mengerung erung menangis karena kena santapan pedas kedua kakaknya itu bisa berkuda? apa ia tak salah lihat? tentu saja tidak, dasar Kyuhyun!

“aish, kau meremehkanku? kau lihat silver tidak?”

“tunggu, siapa silver?” tanya Eunhyuk bingung. Sedari tadi yang yeoja itu tanyakan silver, tapi yang ditanya justru tidak tahu siapa itu silver.

“kuda putihku, kau lihat tidak?”

“kuda? putih?”

Belum sempat Yuri menjawab melintaslah kuda putih yang nampak cantik dan anggun namun berlari dengan kencang. Sontak membuat Yuri langsung berlari mengejar kuda putihnya itu. Kyuhyun dan Eunhyuk hanya melongo menatap kepergian putri kerajaan itu.

“dia benar benar putri?” tanya Eunhyuk, Kyuhyun menggeleng

“kurasa ia putri yang bersikap bukan putri”

Yuri menangkap tali kuda putihnya itu, dan disaat itu pula ia langsung menaiki kuda yang ia beri nama Silver Kwon. Kudanya melaju dengan kecepatan penuh hingga membuat Yuri tak mampu mengendalikannya.

“Kyuhyun oppa!!” pekik Yuri bergitu Silver telah ber;ari keluar dari istana. Semua prajurit tampak panik dan segera berlari untuk mengejar putri, sebagian lagi mengambil beberapa kuda untuk mengejar putri. Sementara Kyuhyun langsung berlari mengambil salah satu kuda dan menaikinya untuk mengejar Yuri. Kyuhyun berlari dengan kudanya sangat kencang, ia bahkan melupakan Eunhyuk yang sedari tadi memanggil namanya.. Dengan kekuatan penuh, ia berusaha menghentikan kuda Yuri, karena dengan begitu Yuri bisa ikut berhenti. Ia baru sadar kalau sebenarnya, tepat beberapa ratus meter dihadapan Yuri itu adalah hutan terlarang. Dimana takkan ada seorang pun yang berhasil keluar setelah masuk dalam keadaan ganjil. Walau nanti Yuri masuk bersamanya, ia tidak ingin mengambil resiko besar. Karena ganjil atau genap, Kyuhyun tetap saja waspada.

Bugh!!

Yuri terjatuh saat sesuatu yang berat mengenai wajahnya. Kudanya berlari meninggalkannya, masuk kedalam hutan. Sementara Kyuhyun langsung berhenti, menghampiri Yuri yang tergeletak namun tak sadarkan diri. Ia mendongak, mengernyit saat melihat sekelebat bayangan hitam melintas dengan cepat diatas kepalanya.

“oh tidak, Voulter”

Kyuhyun segera mengangkat tubuh Yuri dan menaikkannya keatas kuda putih yang sedari tadi ia tunggangi. Memeluk tubuhnya erat dan melaju kencang bersama kudanya. Ia tidak ingin terjadi apapun padanya dan Yuri. Kaum Voulter telah kembali, kembali sejak dikurung didalam gua selama 15 tahun. Bagaimana bisa? mereka sangat berbahaya.

Voulter bukan sembarangan. Mereka adalah makhluk menyeramkan yang berwujud bayangan. Umur mereka sudah lebih dari 1000 tahun, mereka suka berkamuflase dan menyamar menjadi manusia. Mereka bisa mempengaruhi siapa saja untuk berbuat kejahatan, seperti membunuh seseorang atau bahkan bunuh diri. Voulter tidak mengenal kata tega dalam hidupnya, mereka semua kejam dan tidak berperi kemanusiaan.

15 tahun yang lalu, 72 Voulter dikurung dalam gua didasar laut. Itu semua berkat Kang Han Jin, seorang kakek tua yang menggunakan kekuatan cenayangnya yang luar biasa untuk memasukkan seluruh Voulter yang tersisa kedalam gua. Namun sekarang, belum ada satu pun cenanyang yang kekuatannya mampu bersanding dengan Kang Han Jin. Dan letak masalahnya adalah, Kang Han Jin telah menghilang 5 tahun lalu, tepat saat malam perayaan hari jadi Istana GyungJoo yang ke-340

“malam Cho Kyuhyun, putra dari tuan Cho KyungJin, kau sudah dewasa rupanya”

Tiba tiba, seorang Voulter berhenti tepat dihadapan Kyuhyun. Membuat Kyuhyun terlonjak dan hampir terjatuh jika seandainya ia tidak segera mengencangkan pegangannya pada tali kuda, Kyuhyun mengernyit saat sadar Voulter berwajah tampan nan muda itu menyebutkan namanya.

“kau lupa padaku? magnae Voulter yang sangat tampan ini?”

“sialan kau Kim Myungsoo!” umpat Kyuhyun kesal saat ia sadar magnae Voulter dari dulu hanya Kim Myungsoo, satu satunya Voulter yang mempunyai kekuatan paling besar dan bisa diandalkan. Myungsoo hanya terkekeh sinis lalu menatap Yuri. Gadis yang sedari tadi berada dipelukan Kyuhyun.

“siapa dia?”

Kyuhyun diam. Tidak ingin menjawab pertanyaan Myungsoo. Karena ia tahu, tujuan kaum Voulter dari dulu sampai sekarang hanya ingin menghancurkan orang orang istana, seperti Yuri, Victoria dan Donghae.

“dia Lee Yuri?” tanyanya sekali lagi. Dan lagi, Kyuhyun tidak menjawabnya, takut hal yang ia tidak inginkan malah terjadi.

“benar. Dia Lee Yuri, aku ingat sekali saat ayahmu dan ayah gadis itu menyuruh Kang Han Jin sialan untuk menggunakan kekuatan cenayangnya agar kami terkurung dalam gua, dan gara gara kedua orang tua kalian itu juga kaum Voulter hanya tersisa 10 orang, kau puas?!!”

Kyuhyun tersenyum licik dan menatap Myungsoo tajam “cih! aku sangat puas, aku harus berterima kasih pada kedua orang tua kami” sungut Kyuhyun kesal dan dengan cepat, ia melajukan kudanya. Pergi meninggalkan Myungsoo yang masih sangat kesal.

Kyuhyun terus berkonsentrasi mengendarai kudanya. Jaraknya dengan istana hanya tinggal 500 meter, ia harus cepat sebelum masuk keperangkap Myungsoo. Karena Myungsoo bisa saja melakukan apapun untuk dirinya.

Yuri masih berada dipelukannya. Masih belum sadarkan diri karena mungkin Yuri terkena benda apapun yang bisa dibuat Myungsoo.

Jarak 200 meter, Kyuhyun bisa melihat beberapa prajurit kerajaan yang tengah berjaga karena hari hampir malam. Kyuhyun semakin kencang melaju, paling tidak ia harus membawa Yuri masuk kedalam istana, karena salah satu kelemahan Voulter adalah mereka tidak bisa masuk kedalam istana dan tentu saja semua mantra Voulter akan hilang jika sesuatu yang dimantra tadi masuk kedalam istana.

“Hei Cho Kyuhyun!!” Kyuhyun tidak menoleh. Masih memegang erat tali kudanya. Sedetik lagi ia sampai dan. Berhasil. Yuri tiba tiba sadar. Dan mengenyit saat ia menyadari sedang berada di pelukan Kyuhyun. Namun ia tidak dapat melakukan apapun. tubuhnya masih terlalu lemah.

“Yuri, Yuri!! kita sampai, kau sadar?” Kyuhyun menepuk pipi Yuri berulang kali saat Yuri membuka matanya. Namun beberapa detik kemudian mata Yuri kembali terpejam, terlalu lelah untuk membuka matanya.

ย Kyuhyun menggerutu tidak jelas, lalu segera turun dari kuda, ia menyambar tubuh Yuri dan membawanya kedalam istana. Para pelayan tampak terkejut saat melihat kondisi putrinya, bahkan Victoria, Donghae, Raja dan Ratu Lee yang sedang makan bersama pun tampak shock. Donghae menggiring Kyuhyun dan Yuri menuju kamar Yuri. Kyuhyun merebahkan gadis itu keatas ranjang lalu menyelimutinya sampai leher. Entahlah, ia juga merasa frustasi akibat perbincangan singkatnya dengan Myungsoo, magnae Voulter itu.

“apa yang terjadi, Kyu?” tanya Donghae begitu melihat Kyuhyun terduduk lemah diatas sofa kamar Yuri.

“Hyung, Myungsoo. Voulter kembali, kurasa Yuri berada dibawah kendali Myungsoo saat dia pingsan, karena begitu sampai di istana ia baru membuka matanya”

“Myungsoo? magnae Voulter kurang ajar itu?”

“oppa,” tiba tiba Victoria datang. Diikuti Raja dan Ratu Lee yang tampak sangat khawatir. Ratu Lee bahkan langsung menghampiri Yuri, serta mencium anak terahkirnya itu.

“ada apa? Voulter benar benar kembali?” kejar Victoria.

Donghae mengangguk “kita harus panggil semua orang dari kelompok AV”

***

“nde? apa? aku tidak apa apa kan?” Yuri terkejut bukan main saat Kyuhyun mengatakan tadi Yuri berada dibawah kendali Myungsoo. Voulter terkuat yang pernah ada. “lalu, siapa itu Myungsoo? dia dari kerajaan apa?”

Sungmin menghela nafasnya frustasi lalu memalingkan wajahnya. Tampak mempersiapkan diri untuk membasmi para Voulter, seperti kedua orang tuanya dulu “mereka Voulter, bayangan kejam yang benci dengan orang orang kerajaan seperti kita”

Yuri mengernyit dan terdiam. Berusaha mencermati kalimat Sungmin yang terdengar aneh ditelinganya. Voulter? apa itu?

“eh, tapi mereka tidak makan, err. manusia, bukan?”

Leeteuk mengangguk, lalu mendekati Yuri “hanya setiap malam Jum’at, mereka akan membunuh satu manusia untuk dijadikan tumbal,”

mulut Yuri mengatup rapat ketika mendengar kalimat Leeteuk. Sontak semua orang yang ada disana pun hanya bisa mendesah pasrah karena mereka sendiri tidak tahu kenapa kemunculan dan kebangkitan voulter kembali. Petang tadi, saat Yuri pingsan. Donghae langsung menghubungi AV, semacam singkatan dari Anti Voulter yang biasanya membasmi masalah semacam ini. Mereka memang belum pernah melawan voulter sebelumnya, namun mereka memiliki banyak bekal yang ditorehkan oleh orang tua mereka sendiri.

Sampai saat ini, kelompok AV masih terdiri dari Yunho, Leeteuk, Sungmin, Jaejoong, Junsu, Sehun, Yesung, Kris, Heechul dan Jessica. Mereka tak memilik bakat dan kemampuan khusus untuk melawan Voulter, namun setidaknya mereka cukup cerdas untuk mengakali para voulter.

Yuri, Donghae, Kyuhyun, Changmin, Eunhyuk, Kai dan Victoria pun tak kalah cemas. Mereka menghawatirkan keselamatan istana dan rakyat Seoul.

“baiklah, jangan ambil ancang ancang, yang terpenting kita harus siap dan waspada. Voulter sangat berbahaya, dan sebaiknya kalian semua pindah ke istana demi keselamatan kalian, kalau perlu bawa pula keluarga kalian, disini masih banyak sekali ruangan” Donghae menengahi dengan bijaksana. Walau terlihat sekali ia masih sangat shock dengan hadirnya voulter, namun sebagai calon pemimpin kerajaan ia memang harus mempesiapkan mental. Karena inilah salah satu ujian dari seorang raja.

“Kyuhyun, kumohon padamu untuk tetap disamping Yuri sampai semua keadaan aman”

Kyuhyun mengangguk mantap. Walau dalam hati ia mengumpat kesal karena harus berada disamping putri sampai keadaan aman. “ne hyung, arrasseo”

~TBC

Iklan

Penulis: yurimyblog

texting some freak words;chanyeol,sehun,kai,dyo.00line.nana

25 thoughts on “Dark Place Part 1~Start to Beginning

  1. thor q boleh minta pw the prince and the princess part 3’y dong kirim ke email ini ythor azizahnoer49@yahoo.com

  2. waaaah cerita nya action ya ? waaah keren keren eonni !!!
    aku suka … next eonni ><

  3. Lanjutt dong eonni jangan lama lama ya buat part selanjutnya hehe ๐Ÿ˜€ oh iya eonni salam kenal aku reader baru ๐Ÿ™‚

  4. lanjuuttt kakkk
    daebak!!

  5. asikkk crta krjaan , ad kkuatan gtu2 gg y? . hehehe
    bgus , lnjut

  6. Wew….
    Keren
    Lanjut eonn —
    Crtianya kyu masih gk ska ni :@ XD

  7. Yaaa~~ Aku telaaattt T ^ T..
    Daebaakk Saeng!! empat jempol deh buat kamu. bener-bener daebaakk..
    Lanjut ya? penasaran nih.

  8. Aigoo !! Mantebb banget dahh !
    crta fantasy ,, I like that ๐Ÿ˜‰
    Keren nihh crta’x , trnyatta Yul-eonn dsni pnya karakter childies yaa ??
    Beda sma bayangan awal .. Dikira Yul-eonn bkal jd putri keren yg bkin Kyu-ppa lgsg kepincut pas firstsight ๐Ÿ˜€
    Bt , smw btuh proses kann ?? Hhe~
    akan ditunggu keseruan lain’x . Hwaiting thor !!

  9. Aigooo Yuri-ssi berapa umur mu eoh?? kekanak-kanakan tapi menggemaskan ๐Ÿ™‚ Sya ska crita ny authornim, genre ny fantasi lgi. Ahh myungsoo ganteng-ganteng nyeremin hehe ๐Ÿ™‚ Keren lah pokoke ๐Ÿ™‚ Keep writing authornim ๐Ÿ™‚

  10. Keren. Next next part nya jgn lama” ya hhehe
    Ehmm mw ralat aja. Tidak mengenal kata tega itu artinya baik dong. Iya gak si? Kalo gak mengenal kata ampun baru jahat, ya kan? Hehe

  11. Hai salam kenal, aku new reader ๐Ÿ˜€
    keren ceritanya aku suka action gini tapi tetep ada lucunya juga karna yuri hehe yuri lucu kaya masih anak kecil hehe

  12. reader baru!
    Baru nemu ini blog!
    Critanya kerenn!! ๐Ÿ˜€

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s